Tasbih Online — Penghitung Dzikir Digital di Terminal (Python)

Tasbih online ini adalah tasbih digital sederhana untuk terminal: tekan Enter untuk menambah hitungan, lalu aplikasi memberi tanda saat target 33, 99, atau 100 tercapai. Ada preset dzikir setelah shalat 33 kali (tasbih, tahmid, takbir, lalu tahlil hingga genap 100), lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya. Riwayat harian tersimpan di komputer Anda sendiri. Jadi Anda tidak perlu menghitung di kepala dan bisa tetap fokus pada bacaan.

🛠️ Tool gratis & open source ini adalah karya JoinBareng — platform patungan langganan premium di Indonesia.

Daftar Isi

Apa Itu Tasbih Online Ini

Banyak orang mencari “tasbih online” karena ingin menghitung dzikir tanpa membawa butiran tasbih dan tanpa iklan aplikasi ponsel. Proyek ini menjawabnya dengan cara paling ringan: satu berkas Python, tanpa pustaka tambahan, dan bisa jalan di Windows, macOS, maupun Linux.

Walaupun namanya tasbih online, aplikasinya justru berjalan tanpa internet. Kata “online” kami pakai karena itulah istilah yang dicari orang saat butuh penghitung dzikir di perangkat digital. Setelah diunduh, tasbih online ini bisa dipakai di laptop kantor atau komputer masjid yang punya Python 3.8 ke atas.

Cara kerjanya mirip counter dzikir genggam: setiap Enter menambah satu. Saat target tercapai, terminal membunyikan bel (karakter \a), menampilkan pesan, dan mencatat sudah berapa putaran selesai, misalnya tiga kali 33.

Fitur Utama

Berikut kemampuan tasbih online ini:

Cara Install dan Menjalankan

Pastikan Python 3.8 atau yang lebih baru sudah terpasang. Cek dengan python3 --version. Pengguna Windows biasanya memakai perintah python atau py.

git clone https://github.com/redyopa2929/tasbih-online.git
cd tasbih-online
python3 tasbih.py

Tanpa argumen, aplikasi membuka menu interaktif dalam Bahasa Indonesia. Bantuan lengkap bisa dilihat dengan python3 tasbih.py -h. Tidak ada pip install yang perlu dijalankan.

Cara Pakai dan Contoh Output Asli

Semua output di bawah ini disalin apa adanya dari aplikasi. Ketukan Enter disimulasikan lewat printf (pipe), sehingga prompt > tampil menempel dengan status. Saat dipakai langsung di terminal, setiap Enter membuat baris baru.

$ python3 tasbih.py
=== Tasbih Online v1.0.0 — penghitung dzikir di terminal ===
1. Hitung dzikir bebas (pilih dzikir & target)
2. Dzikir setelah shalat: 33 tasbih, 33 tahmid, 33 takbir + tahlil = 100
3. Dzikir setelah shalat varian 34 takbir (33 + 33 + 34)
4. Daftar dzikir singkat
5. Lihat riwayat
0. Keluar
Pilih [1]:

Hitung dzikir bebas dengan target

Contoh ini memakai target 3 agar singkat. Masukannya: empat kali Enter, satu kali u, lalu q.

$ printf "\n\n\n\nu\nq\n" | python3 tasbih.py --target 3 --file riwayat-demo.json

== Tasbih | target 3 ==
  سُبْحَانَ اللَّهِ
  Subḥānallāh
  Artinya: "Mahasuci Allah"
Enter = +1 | u = undo | r = reset | t = ganti target | q = selesai & simpan
>   1/3 | putaran 0 | total 1
>   2/3 | putaran 0 | total 2
>   ** Target 3 tercapai — putaran ke-1. Lanjutkan (Enter) atau q untuk selesai.
  3/3 | putaran 1 | total 3
>   1/3 | putaran 1 | total 4
>   3/3 | putaran 1 | total 3
> Selesai: Tasbih 3 kali.
Tersimpan ke riwayat-demo.json: Tasbih +3

Untuk dzikir lain, pakai --dzikir, misalnya python3 tasbih.py --dzikir istighfar --target 100.

Preset dzikir setelah shalat 33 kali

Perintah --shalat menjalankan urutan 33-33-33 ditambah satu tahlil penutup. Output 100 ketukan di bawah ini dipotong pada bagian ...; sisanya asli.

$ python3 tasbih.py --shalat --file riwayat-demo.json

== Dzikir setelah shalat | total 100 ==
Tasbih 33x -> Tahmid 33x -> Takbir 33x -> Tahlil penutup 1x
Enter = +1 | u = undo | r = reset | q = selesai & simpan

[1/4] Tasbih 33x
  سُبْحَانَ اللَّهِ
  Subḥānallāh
  Artinya: "Mahasuci Allah"
>   [1/4] Subḥānallāh | 1/33 | total 1/100
>   [1/4] Subḥānallāh | 2/33 | total 2/100
...
>   [1/4] Subḥānallāh | 32/33 | total 32/100
>   ** Tasbih 33x selesai (total 33/100).

[2/4] Berikutnya: Tahmid 33x
  الْحَمْدُ لِلَّهِ
...
>   ** Takbir 33x selesai (total 99/100).

[4/4] Berikutnya: Tahlil penutup 1x
  لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
  Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr
  Artinya: "Tiada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
>   ** Tahlil penutup 1x selesai (total 100/100).
Alhamdulillah, rangkaian selesai: 100 dzikir.
Tersimpan ke riwayat-demo.json: Tasbih +33, Tahmid +33, Takbir +33, Tahlil penutup +1

Varian 34 takbir dijalankan dengan python3 tasbih.py --takbir-34. Pada mode preset, u bisa mundur ke langkah sebelumnya, jadi kelebihan satu ketukan saat pindah dari tasbih ke tahmid tetap bisa dikoreksi.

Melihat riwayat

$ python3 tasbih.py --riwayat --file riwayat-demo.json
Riwayat dzikir — berkas: riwayat-demo.json
Hari ini (21-10-2026): 203 kali
  - Tasbih                             69
  - Takbir                             67
  - Tahmid                             66
  - Tahlil penutup                      1
7 hari terakhir: 203 kali
  - Tasbih                             69
  - Takbir                             67
  - Tahmid                             66
  - Tahlil penutup                      1
Total sepanjang waktu: 203 kali
  - Tasbih                             69
  - Takbir                             67
  - Tahmid                             66
  - Tahlil penutup                      1

Angka 203 berasal dari tiga sesi uji di atas: 3 tasbih, satu rangkaian 100, dan satu rangkaian varian 34 takbir.

Daftar opsi

Opsi Fungsi
--dzikir KUNCI pilih dzikir: tasbih, tahmid, takbir, tahlil, istighfar, shalawat, tahlil-penutup
--target N target per putaran (33, 99, 100, atau angka lain)
--shalat / --takbir-34 preset dzikir setelah shalat
--daftar tampilkan daftar dzikir singkat
--riwayat ringkasan hari ini, 7 hari, dan total
--file BERKAS lokasi riwayat (default ~/.tasbih_online_riwayat.json)
--tanpa-simpan / --tanpa-bel tidak menyimpan riwayat / mematikan bel

Dzikir Setelah Shalat dan Dalilnya

Bagian ini merangkum riwayat yang menjadi dasar preset. Nomor hadis mengikuti penomoran Muhammad Fuad ‘Abdul Baqi seperti di sunnah.com, dan terjemahannya adalah terjemahan kami atas teks Arab. Untuk pemahaman fikih yang lebih dalam, rujuklah kitab syarah atau tanyakan kepada ustadz.

HR. Muslim no. 597: 33-33-33 digenapkan 100 dengan tahlil

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa bertasbih kepada Allah setiap selesai shalat 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali, itu 99, lalu menggenapkan seratus dengan mengucapkan lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr, maka diampuni kesalahan-kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Muslim no. 597, Kitab al-Masajid; sunnah.com/muslim:597a). Urutan inilah yang dipakai mode --shalat.

HR. Muslim no. 596: varian 34 takbir

Dari Ka‘b bin ‘Ujrah, Rasulullah ﷺ bersabda: “Ada bacaan-bacaan penyerta (mu‘aqqibāt) yang orang yang mengucapkannya setiap selesai shalat wajib tidak akan merugi: 33 kali tasbih, 33 kali tahmid, dan 34 kali takbir.” (HR. Muslim no. 596; sunnah.com/muslim:596a). Karena itu tersedia opsi --takbir-34. Totalnya juga 100, tetapi tanpa tahlil penutup.

Riwayat lain yang berkaitan

Cara Menghitung Putaran Secara Manual

Logika penghitung sangat sederhana dan bisa Anda cek sendiri:

Contoh: Anda menekan Enter 100 kali dengan target 33.

  1. 100 ÷ 33 = 3,03, dibulatkan ke bawah menjadi 3 putaran.
  2. Sisa bagi: 100 − (3 × 33) = 100 − 99 = 1.
  3. Status yang tampil: 1/33 | putaran 3 | total 100.

Hasil ini sama persis dengan test test_putaran_berapa_kali_33. Untuk preset dzikir setelah shalat, totalnya 33 + 33 + 33 + 1 = 100. Untuk varian takbir, totalnya 33 + 33 + 34 = 100.

Tabel Referensi Bacaan Dzikir

Kunci Arab Latin Arti Jumlah di preset
tasbih سُبْحَانَ اللَّهِ Subḥānallāh Mahasuci Allah 33
tahmid الْحَمْدُ لِلَّهِ Alḥamdulillāh Segala puji bagi Allah 33
takbir اللَّهُ أَكْبَرُ Allāhu akbar Allah Mahabesar 33 (atau 34)
tahlil-penutup لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ … Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah … Tiada tuhan selain Allah semata … 1
tahlil لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ Lā ilāha illallāh Tiada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah bebas
istighfar أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ Astagfirullāh Aku memohon ampun kepada Allah bebas
shalawat اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammad Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad bebas

Transliterasi latin mengikuti kebiasaan di Indonesia (ش ditulis sy, غ ditulis g). Tampilan huruf Arab di terminal bergantung pada font dan dukungan teks kanan-ke-kiri; jika harakat tampak bergeser, rujuk tabel ini atau sumber hadisnya.

Tasbih Fisik vs Tasbih Digital

Pertanyaan ini sering muncul, jadi kami jawab secara netral dan tanpa berfatwa.

Tasbih fisik (untaian butir) tidak butuh listrik, terasa nyata di tangan, dan tidak membuat mata terpaku pada layar. Kekurangannya, mudah lupa sudah putaran ke berapa jika jumlahnya besar.

Tasbih digital, baik counter genggam, aplikasi ponsel, maupun tasbih online seperti proyek ini, unggul dalam pencatatan: hitungan tidak hilang, ada pengingat target dan riwayat harian. Kekurangannya, perangkat bisa memancing distraksi seperti notifikasi.

Ada pula cara yang tidak memerlukan alat apa pun, yaitu menghitung dengan jari. Abdullah bin ‘Amr menuturkan bahwa ia melihat Rasulullah ﷺ menghitung tasbih; dalam redaksi Ibnu Qudamah disebutkan “dengan tangan kanannya” (HR. Abu Dawud no. 1502, dinilai sahih oleh Al-Albani; sunnah.com/abudawud:1502).

Soal hukum memakai alat bantu hitung, para ulama memiliki pembahasan tersendiri. Kami tidak dalam kapasitas memutuskannya. Silakan bertanya kepada ustadz atau guru ngaji yang Anda percaya. Bagi kami, alat apa pun hanyalah sarana. Yang utama tetap bacaan dan kehadiran hati.

Privasi Data Anda

Tips dan Kesalahan Umum

Hal-hal berikut paling sering ditanyakan saat pertama kali memakai tasbih online di terminal.

FAQ

Apakah tasbih online ini butuh koneksi internet? Tidak. Meskipun disebut tasbih online, aplikasi ini sepenuhnya offline setelah diunduh.

Bisakah dipakai sebagai counter dzikir untuk 1.000 kali istighfar? Bisa. Jalankan python3 tasbih.py --dzikir istighfar --target 1000. Atau pakai target 100 jika ingin pengingat setiap seratus kali.

Bagaimana cara hitung dzikir setelah shalat 33 kali secara otomatis berurutan? Gunakan python3 tasbih.py --shalat. Aplikasi otomatis berpindah dari tasbih ke tahmid, takbir, lalu tahlil penutup.

Kenapa ada versi 33 takbir dan 34 takbir? Keduanya berasal dari riwayat sahih yang berbeda: HR. Muslim no. 597 (33 takbir + tahlil) dan HR. Muslim no. 596 (34 takbir). Aplikasi menyediakan keduanya tanpa mengunggulkan salah satunya.

Apakah ini bisa jadi tasbih digital online di HP? Bisa jika ponsel Anda punya terminal dengan Python, tetapi proyek ini dirancang untuk komputer.

Di mana data penghitung dzikir online ini disimpan? Apakah ada dzikir online yang tersinkron ke server? Tidak ada server. Data hanya ada di komputer Anda, dalam berkas JSON yang lokasinya bisa diubah dengan --file.

Apakah aplikasi ini menggantikan bimbingan guru? Tidak. Ini hanya alat bantu menghitung. Untuk adab, hukum, dan keutamaan dzikir, bertanyalah kepada ustadz.

Metodologi Pengujian dan Sumber

Logika inti tasbih online ini (penghitung, sesi berurutan, dan riwayat) ditulis sebagai fungsi dan kelas murni tanpa input/output, sehingga bisa diuji otomatis. Jalankan:

python3 -m unittest discover -s tests -v

Hasil pada versi ini: Ran 22 tests ... OK. Beberapa kasus yang diuji:

Teks Arab setiap dzikir kami cocokkan huruf demi huruf dengan matan hadis pada dataset terbuka hadith-api. Nomor hadis dan perawinya kami cek silang dengan sunnah.com. Perbedaan yang ada hanya gaya penulisan harakat (misalnya letak syaddah pada illā), bukan perbedaan lafaz.

Sumber rujukan:

Tentang Pembuat

Proyek ini adalah karya JoinBareng dan dikelola oleh @redyopa2929. JoinBareng adalah platform patungan langganan premium (Netflix, Spotify, YouTube Premium, ChatGPT, dll.) plus marketplace akun digital yang aman dan transparan. Seri tools Python ini kami buat sebagai alat kecil yang berguna sehari-hari, terbuka untuk diperiksa siapa saja.

Disclaimer

Aplikasi ini alat bantu hitung, bukan sumber fatwa. Rujukan hadis dicantumkan agar pembaca bisa memeriksa sendiri; terjemahannya bersifat bebas. Untuk hukum, tata cara, dan keutamaan ibadah, rujuklah ulama atau ustadz yang kompeten. Temukan kekeliruan teks Arab, latin, atau terjemahan? Mohon laporkan agar segera kami perbaiki.

Kontribusi

Laporan bug, koreksi teks, dan saran fitur untuk tasbih online ini sangat kami hargai. Silakan buka issue di github.com/redyopa2929/tasbih-online/issues. Pull request juga diterima; pastikan semua test lulus dan tidak menambah dependency eksternal.

Lisensi

Dirilis dengan lisensi MIT. Lihat berkas LICENSE. Anda bebas memakai, mengubah, dan membagikan kode ini.

Dukung Proyek Ini

Jika tasbih online ini bermanfaat, beri ⭐ star pada repositori agar lebih mudah ditemukan orang lain. Ingin berhemat untuk langganan aplikasi premium, termasuk aplikasi kajian atau murottal favorit Anda? Coba patungan di JoinBareng, supaya biaya langganan terasa lebih ringan dan sisa anggarannya bisa dialihkan untuk sedekah.

Tools Lainnya dari Seri Ini

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2026